Selasa, 22 April 2014

Koki Australia Diakui Bikin Pizza Paling Enak di Dunia


Pizza boleh jadi identik dengan negara kelahirannya, Italia, namun itu tak lantas membuatnya jadi yang terbaik. Dalam gelaran lomba Pizza World Championship yang keluar sebagai jawara malah Australia.

Para juri di ajang "Campionato Mondiale Della Pizza" di Naples, Italia, mengakui Johnny Di Francesco sebagai koki pizza terbaik. Meski berasal dari Australia, ia dianggap yang terbaik membuat pizza klasik yang biasa disebut margherita. Johnny menundukkan 600 peserta dari 35 negara untuk membawa pulang gelar Specialita Traditionale Garantita.

Johnny pun semakin menarik perhatian karena ia berasal dari sebuah restoran kecil di Melbourne. Johnny mengatakan cukup kaget dan senang dengan prestasinya ini. CNN melaporkan bahwa kemenangan itu pun membuat restorannya langsung terkenal.

"Ini adalah reaksi yang luar biasa," ucap Johnny. "Sejujurnya aku hanya pergi ke Naples untuk melakukan apa yang kusukai, aku tidak berpikir bakal membuat kehebohan seperti ini."

Johnny menggambarkan dirinya sebagai koki tradiisonal dalam membuat pizza. Ia menggunakan teknik klasik yang sudah dipakai di Naples selama ratusan tahun. Johnny juga mengakui membuat pizza klasik sangat sulit meski terkesan sederhana.

"Banyak orang berpikir mudah membuat margherita padahal sebenarnya sangat sulit," lanjutnya. "Pizza lainnya menggunakan berbagai macam topping sehingga orang tidak terlalu merasakan rasa asli adonannya, tapi margherita tidak bisa menyembunyikan 'kesalahan'."

Minggu, 23 Maret 2014

Kota Unik Berbentuk 'Bintang' di Italia

Italia dikenal dengan pemandangannya yang mengagumkan. Begitu juga dengan kota yang disebut-sebut sebagai kota paling arsitektur di Italia ini. Kota yang bernama Palmanova tersebut memiliki desain yang menakjubkan dengan bentuk seperti bintang berujung sembilan.

Palmanova terletak di timur laut Italia dan berbatasan langsung dengan Negara Slovenia. Palmanova merupakan sebuah kota yang dibangun pada masa Kerajaan Venesia di abad ke-16 dengan tujuan mencegah serangan dari tentara Turki dan Austria.Menariknya adalah kota ini memiliki desain seperti bintang di tengah-tengah kawasan persawahan. Seorang arsitek bernama Vincezo Scamozzi mengaku butuh waktu selama 100 tahun untuk membuat desain kota ini. Di setiap ujungnya dibangun benteng yang kokoh untuk membuatnya terhubung dengan titik lainnya.

Meski memiliki desain yang menawan namun tak ada satupun orang yang mau tinggal di kota tersebut karena masa kelamnya yang sering dijadikan benteng peperangan. Akhirnya pemerintah Italia mengutus puluhan tahanan untuk tinggal disitu dan diberi beberapa properti rumah. Kini kota Palmanova telah dipadati oleh berbagai penduduk yang kebanyakan bekerja sebagai petani ataupun pengrajin.Pusat kota Palmanova disebut sebagai Piazza Grande yang memiliki bentuk segi enam sempurna. Kota tersebut dipenuhi dengan berbagai bangunan katedral, museum dan benteng-benteng sejarah lainnya. Kota ini pernah dijadikan sebagai ikon nasional Italia pada tahun 1960 atas perannya menjaga negara saat Perang Dunia.

Senin, 03 Maret 2014

Biografi Mario Teguh

(Motivator Terkenal)



Mario Teguh adalah motivator terkenal oleh masyarakat melalui acaranya yang berjudul "Mario Teguh Golden Ways" yang ditayangkan di Metro TV. Mario Teguh dilahirkan di Makassar, 5 Maret 1956 adalah seorang muslim yang menjadi motivator nasional dan konsultan asal Indonesia. Nama aslinya adalah Sis Maryono Teguh, namun saat tampil di depan publik, ia menggunakan nama Mario Teguh.Mario Teguh adalah anak dari bapak Gozali Teguh (Seorang tentara keturunan china dan jawa) dan Ibu Siti Maria (Keturunan arab dan bugis).Mario Teguh dapat berkesempatan sekolah Jurusan Arsitektur New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, Amerika Serikat, 1975,Jurusan Linguistik dan Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (S-1),Jurusan International Business, Sophia University, Tokyo, Jepang,Jurusan Operations Systems, Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (MBA).


Setelah Pendidikannya selesai Mario Teguh menikah dengan Linna Mario Teguh pada tanggal 28 Januari 1993 dan memiliki dua buah hati yaitu Audrey Teguh dan Marco Teguh. Mario Teguh 
sempat bekerja di BIMC sebagai Head of Manager, Zamre Ab. Wahab Citibank Indonesia (1983–1986) sebagai Head of Sales,BSB Bank (1986–1989) sebagai Manager Business Development,Aspac Bank (1990–1994) sebagai Vice President Marketing & Organization Development,Exnal Corp Jakarta (1994–sekarang) sebagai CEO dan Senior Consultant,Spesialisasi: Business Effectiveness Consultant.




Di tahun 2010, Beliau terpilih sebagai satu dari 8 Tokoh Perubahan 2009 versi Republika surat kabar yang terbit di Jakarta.
Sebelumnya Beliau membawakan acara bertajuk Business Art di O'Channel. Kemudian namanya semakin dikenal luas oleh masyarakat  ketika ia membawakan acara “Mario Teguh Golden Waysdi Metro TV. Pada saat ini Mario Teguh dikenal sebagai salah satu motivator termahal di Indonesia.

Pada tahun 2003 mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia, MURI , sebagai penyelenggara seminar berhadiah mobil pertama di Indonesia. Dan pada tahun 2010 kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai motivator dengan halaman penggemar Facebook terbesar di Indonesia, Mario Teguh juga menulis beberapa buku karangannya seperti Becoming a Star (2006),One Million Second Chances (2006),Life Changer (2009),Leadership Golden Ways (2009).

Hal yang menarik dari Mario Teguh adalah Motivator yang paling memungkinkan segala sesuatunya terjadi salah satu kata-kata favorit beliau adalah “keberhasilan ada di alam tindakan,bukan di alam rencana.pimpinlah diri anda untuk memungkinkan setiap ketidakmungkinan”.ia merupakan tokoh yang sangat berpengaruh oleh banyak orang, hal ini dapat dilihat dari fans-fansnya,ia memulai kariernya dari dunia perbankan,namun sekarang ia menjadi motivator tersukses di indonesia dan bayaran tertinggi.

Hal yang diteladani dari Mario Teguh adalah memberikan motivasi kepada banyak orang. Cara penyampaiannya yang mudah diterima oleh khalayak menjadikan sukses sebagai motivator. Selain itu beliau juga tidak sombong dan tetap rendah hati serta taat pada perintah Tuhan. Hal tersebut yang membuat saya bangga terhadap beliau, gaya bicara Mario Teguh sangatlah mempesona,sopan,dan rapi dalam berpakaian.

Realitas kehidupan Mario Teguh menginspirasikan saya untuk lebih giat lagi dalam berusaha dan tak mengeluh dalam menghadapi cobaan tetap berpikir positif untuk masa depan.



DAFTAR PUSTAKA






 

Kamis, 27 Februari 2014

KESEL

sumpah ya bete banget hari ini jumat 28 februari 2014 kesel hari ini responsi fisika tentang fluida dan gue gangerti sama sekali, sedangkan temen-temen gue ngerti dan jago-jago banget emang ya gue tuh odong banget apa guenya males apa emang takdir sih! kesel banget udah harus kumpulin hari itu juga! terus hari in kesel pagi-pagi udah disuruh menghafal suratpendek di ceramahin melulu lagi,terus orang orang di sekitar gue lagi pada SING-SING semua, sensian semua kesel pokoknya, bentar lagi UTS loh! doain gue ya semoga gue bisaUTS-nya,terus nilainya meningkat dari sebelumnya + gaada yang remedial AMINNN!! hehe "INTINYA HARI INI NYEBELIN!"

Senin, 17 Februari 2014

BADMOOD

Hari ini tanggal 18 februari 2014 jam 12:07 gue lagi bete banget, banget! abis debat pelajaran b.indonesia. gue sekelompok sama hanif dan faris lawan debat gue neng,jali,aka. bete banget diantara 6 orang gue senidiri yang cuma sekali intrupsi.malah temen sekelompok gue ga bantuin ngomong lagi cari ide kek! jali aja kelompok lawan bantu temen kelompoknya kok, udah fixed nilai gue paling jelek, gue kan gugup! terus setiap ide yang mau gue keluarin udah di omong sama anak kelompo gue sendiri AAAAAHHHH! POKOKNYA BETE BANGET!!!!!!

Kamis, 26 Desember 2013

film milli & nathan



Lagi suka banget nih sama film ini, udah agak lama sih tapi di tonton berulang kali pun tetap ga bosen deh! film ini lebih banyak menceritakan kisah tentang percintaan di dalamnya juga ada kisah tentang perjuangan.
milli dan nathan adalah pelajar yang memiliki perbedaan karakter.pokoknya keren deh! penasaran? nonton aja yuk! :D

Rabu, 04 Desember 2013

ANALISIS  UNSUR INTRINSIK NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE

OLEH   : NANDA RESTU SANTOSA

A.SINOPSIS NOVEL

            Tahukah kamu bagaimana rasanya cinta yang kau inginkan tak mungkin kau miliki? Hal ini terjadi kepada Tania terhadap malaikat bagi keluarganya.

Tania adalah anak kecil yang cantik,baik, memilikiTubuh yang proporsional,Rambutnya pun hitam legam nan panjang. Menurut seseorang “Mukanya bercahaya oleh sesuatu.Kecerdasan berpikir, kedewasan, dan penjelmaan positif atas semua pengalaman hidupnya dan matanya misterius. Tetapi di suatu sisi ia mempunyai sifat iri dan egois. Sifat itu pun muncul sejak ia mengenal perasaan itu, ya perasaan dia kepada malaikatnya, yaitu Danar.

Danar adalah pria yang baik hati, dewasa, tampan, gagah,perhatian dan sopan. Dia bagaikan malaikat bagi keluarga Tania, Ia hadir secara tak di sengaja, ia datang dan merubah segalanya kehidupan Tania,Danar pula yang dapat meluluhkan hati Tania.

Pertemuan antara Tania dan Danar berawal ketika Danar membantu Tania yang kesakitan tertusuk paku saat sedang mengamen di bus.Mulai dari hari itu, dan hari-hari berikutnya, Tania danDede adiknya sering bertemu dengannya di bus, dan menjadi kakak beradik.Tak lama kemudian Danar menjadi lebih dekat dengan Tania,Dede, danIbunya. Danar sering datang kerumah kardus Tania yang disampingnya terdapat sebuah pohon linden. Sejak kebiasaan Danar dekat dengan keluarga Tania hingga ia mengetahui seluk beluk keluarganya,Danar ingin membantu  atau menanggung semua kebutuhan hidup Tania dan keluarganya.Danar pula yang membayar sekolah Tania dan Dede hingga Tania bersekolah di Singapore,Seiring berjalannya waktu Tania dan Dede tumbuh dewasa.Tania tersadar akan sikap yang di berikan Danar kepadanya selama ini dan ia juga tersadar bahwa selama ini iya memiliki persaan khusus terhadapnya. Tak lama Tania baru mengenal perasaan itu, Danar memperkenalkan sosokwanita yang cantik sebagai calon istrinya, perasaan iri dan cemburu pun tumbuh dari dalam hati Tania.Sampai berlangsungnya pernikahan mereka, Tania tidak hadir dalam pernikahan tersebut karena Tania tak kuat akan melihat pernikahan orang yang ia cintai akan mengucapkan janji cintanya dan menjadi milik wanita lain selain dia.Danar pun kecewa,akhirnya komunikasi jarak jauh mereka yang biasanya lancar sekarang mulai merenggang.ternyata walaupun hubungan mereka tak sebaik dahulu, Tania tetap masih peduli terhadap Danar secara tidak langsung melalui Dede, seperti chatting dengan Dede dan menanyakan semua tentang Danar.
Pada suatu hatri Tania akhirnya berpikir tak mungkin ia selamanya menunggu cinta Danar karena ia sudah memiliki pendamping hidupnya. Tania akhirnya berusaha untuk melupakan Danar. Tetapi,hal itu sia-sia bagi Tania dikarenakan  suatu hari Dede tak sengaja melihat file-file yang ada di laptop Danar, ia melihat naskah novel yang sedang Danar rancang, novel tersebut menceritakan semua tentang Tania danDanar. Dede tidak memberitahu Tania akan hal tersebut.


Ratna adalah istri Danar, Ratna dan Tania menjalin hubungan dengan baik sebagai kakak beradik.Pada saat itu hubungan Ratna  dan Danar sedang tak selaras, Ratna menceritakan hal itu kepada Tania dan memohon untuk memberi pertolongan kepada Tania. Tania terkejut bagaimana mungkin ia membantu hubungan antara wanita itu dengan orang yang ia cintai. Akhirnya Tania kembali ke Indonesia, ingin menghabiskan waktu liburannya, melihat kuburan ibu yang tak lama ia jumpai itu dan membantu menyelesaikan masalah antara Ratna dan Danar .sesampainya di Indonesia, Tania singgah ketempat rumah kardusnya dulu,Tania melihat pohon linden yang  sekarang tumbuh subur dan semakin indah. Tanpa ia sadari ada Danar didekat pohon linden tersebut di tempat itulah keterus terangan antara Danar dan Tania,Tania tak menyangka akan hal tersebut, cinta mereka tak akan mungkin bersatu di karenakan Danar sudah menikah dengan Ratna dan ia sekarang dalam keadaan berbadan dua,pengakuan itu tak diketahui oleh Ratna. Untuk tak mempersulit masalah  akhirnya Tania memutuskan untuk pindah ke Singapore bersama Dede,sedangkan Danar tetap akan bersama Ratna dan bertanggung jawab dalam masalah rumah tangganya.



B. HASIL ANALISIS NOVEL

   1)      Tema
Tema dalam novel ini adalah “Perasaan yang tak pernah terungkap”, seperti dalam kutipan  berikut : “kaulah yang salah. Karena kau tak pernah mau mengakuinya!”aku membentaknya.(hal.244)

   2)      Penokohan
a)      Tania
Gadis cantik yang memiliki tubuh proposional, rajin dalam melakukan pekerjaannya dan dapat menarik perhatian orang banyak yang ada dalam jiwanya, selalu ceria dan jarang bersedih. Jika sekali bersedih itu pun berusaha tegar untuk menutupi kesedihannya. Tetapi semenjak ia mengenal apa arti cinta iya juga memiliki sikap pencemburu,labil dan egois.

 Pencemburu:“Aku menghela napas. Benci sekali dengan pembicaraan itu. Menatap Ibu sirik. Kenapa sih Ibu akrab dengan Kak Ratna?” (Hal. 41)

Egois :”foto ka Ratna dan dia dalam ukuran besar sekarang terpajang dirumahnya. Aku tidak terlalu peduli lagi. Setidaknya kalau ka Ratna tak bersama kami, ka Ratna tak menggangu kebersamaan kami”(Hal.45)

Tegar :”aku terduduk dilantai keramik rumah sakit. Menggigit bibir keras-keras agar air mataku tidak tumpah”(Hal.61)

Labil :”aku entah harus ikut tertawa atau sedih.ah,seharusnya aku kan bisa bertanya dulu ke adikku,”(Hal.81)

  
Menarik: “Ada banyak pria lain selain Adi dan cowok penjaga rak tadi yang tertarik padaku” (Hal. 15)

 Rajin :”Ada banyak hal yang harus kukejar. Aku sudah tiga tahun tertinggal. Tiga tahun sia-sia! Dan karena aku sudah berikrar akan selalu menuruti kata-kata dia, maka saat dia mengusap rambutku malam itu sebelum pulang dari toko buku, dan berkata pelan: “Belajarlah yang rajin, Tania!”,  aku bersumpah untuk melakukannya.’ (Hal. 33)

b)      Dede
dede menjadi orang yang pintar menyimpan rahasia dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi selain itu dede juga pintar dalam hal apapun termasuk pintardalam memainkan legonya.

Pandai menyimpan rahasia:”Dari siapa?” aku bertanya penasaran kepada Dede. Menyelidik. Adikku pasti tahu semuannya”(Hal. 102)

            Pintar:” Dede juga sudah bisa menghafal semua abjad” (Hal. 34)

  Percaya diri:”Dede benar-benar bebas sesore itu. Berlarian ke sana kemari. Percaya diri.” (Hal 40)
  
c)      Ibu
yang memiliki hati lembut dan pandai dalam mengasuh anak-anaknya. Ia juga sopan dalm bertutur kata, selalu berhati-hati dalam setiap langkahnya, ia juga perkerja keras yang tekun.


Hati-hati:”Kata Ibu, “Tania, hati-hatilah di sana! Kita harus mengganti setiap barang yang rusak karena kita sentuh! Jaga adikmu, jangan nakal”(Hal. 17)

Tekun :” Tetap rajin bekerja, demi membiayai anak-anaknya sekolah, walaupun sudah dibantu oleh Danar”

d)     Danar
pria yang baik, suka menolong ataupun suka memberi, ia juga pantai dan lebih pandai lagi dalam hal memendam perasaannya lama-lama, ia juga bersikap dewasa dan selalu positif pikirannya, mempunyai prinsip yang tinggi.

Suka memberi:”Dia rajin seminggu dua kali singgah sebentar di kontrakan baru. Membawakan makanan, buku-buku untukku, dan  permainan buat adikku.”(Hal. 35)

      Dewasa:”Dia menahan napasnya. Mencoba mengendalikan emosinya.”(Hal. 56)
     Berprinsip :”Tania, kehidupan harus berlanjut. Ketika kau kehilangan semangat,            ingatlah kata-kataku dulu. Kehidupan ini seperti daun yang jatuh.... Biarkanlah angin yang menerbangkannya.... Kau harus berangkat ke Singapura!”’ (Hal. 70)



e)      Ratna
Wanita yang cantik dan modis dan mudah bergaul dengan kawan baru selain itu ia juga ramah dan sabar.

Sabar :”Aku meneriaki Kak Ratna keras sekali. Kak Ratna tidak marah, bahkan berkaca-kaca matanya.”(Hal. 56)

Ramah: ”Kenapa kalian tidak mengajak Ibu, Kak Ratna, dan Kak Danar naik Bianglala?” Kak Ratna bertanya sambil tersenyum” (Hal. 42)

   3)      Latar
Waktu:
         Malam hari
‘Malamyang dingin di atas bus kota.’(Hal.21)
    Siang hari
‘Kami makan siang di kantin mahasiswa (Hal. 101)
    Sore hari
‘Awan hitam yang sejak sore membungkus langit ‘(Hal.184)

Tempat:
Rumah Kardus
‘Meuju tempat rumah kardus kami dulu  berdiri kokoh dihajar hujan deras.’(Hal.231)
Pohon linden
Tak ada apa-apa lagi selain sebuah pohon linden persis di tengahnya.(Hal.232)
   China Town
‘Saat makan malam di China Town.’ (Hal. 130)
    Bandara Changi
‘Pukul 15.00 aku mengantar mereka ke Bandara Changi.’ (Hal. 102)
    Toko Buku
‘Aku tak tahu bagaimana kehadiranku setiap malam di toko buku ini bisa menarik perhatiannya.’ (Hal. 12)
   Dufan
‘Kak Ratna bertanya sambil tersenyum, waktu kami makan malam bersama di salah satu kedai makanan yang banyak tersedia di Dufan.’ (Hal. 42)
          Singapura
‘beasiswa yang memberikan kesempatan untuk melnjutkan pendidikan junir high school atau SMP di Singapura’(Hal.66)
Ruang Auditorium
‘Dan saat aku akan menerimanya, dia datang terburu-buru ke dalam ruang auditorium.’(Hal.127)

 Setting/Suasana: 
Sepi
‘Naik lift lagi menuju lantai apartemenku. Berdenging. Sendirian melempar sepatu sembarangan’ (Hal. 204)
 Ramai
“dari lantai dua toko buku paling besar di kota ini, kalian bia melihat dengan leluasa pemandangan jal besar yang ramai persis di depannya,”(Hal.8)

   4)      Alur
Pada awal cerita mundur (flashback) dan pada akhir cerita campuran
Pada awal cerita Tania mengingat kembali seua kejadian yang pernah ia lalui, seperti ia sedang berada di toko buku ia mengulang kembali kejadian saat dahulu di tempat tersebut. Sedangkan pada akhir cerita alur menjadi campuran karena setelah ia mengingat semua yang telah lalu akhirnya sekarang ia menjalani kehidupan barunya, pengalaman barunya dan tak mau terjebak di lubang yang sama lagi.

   5)      Sudut pandang
Orang pertama pelaku utama
Tania menceritakan semua pengalamannya,semua peristiwa yang telah ia alami, dia menceritakan dirinya secara rinci dan mengetahui bagaimna perasaannya.

   6)      Gaya bahasa
Personifikasi: Hujan deras turun membungkus kota ini (Hal. 13)
Hiperbola: hanya cinta yang sempurna.(Hal.256)
Hiperbola: Demi membaca e-mail berdarah-darah itu, esoknya aku memutuskan pulang segera ke Jakarta (Hal. 230)
Metafora: Bagian tajamnya menghadap ke atas begitu saja, dan tanpa ampun menghunjam kakiku yang sehelai pun tak beralas saat melewatinya. (Hal. 22)
Personifikasi: Bagian tajamnya menghadap ke atas begitu saja, dan tanpa ampun menghunjam kakiku yang sehelai pun tak beralas saat melewatinya. (Hal.22)
Personifikasi: Menuju tempat rumah kardus kami dulu berdiri kokoh dihajar hujan deras, ditimpa terik matahari. (Hal. 231)

   7)      Amanat:

ü  Terima semua hal yang sudah terjadi. Karena kalau hanya menyesal tak dapat mengubah segala hal yang sudah yang terjadi itu, adalah akibat perbuatan kita juga di hari sebelum-sebelumnya.
ü  Ceritakanlah apa yang dirasakan hati kita walau susah ,berusahalah meyakinkan diri bahwa dengan menceritakan apa yang kita rasakan kaan melegakan dan menentramkan hati kita sendiri dengan tidak memendam perasaan
ü  Jangan menunda-nunda sesuatu, sesuatu yang ditunda-tunda biasanya akan membuat dampak yang buruk. Seperti dalam novel ini, perasaan yang selama itu terpendam, baru diutarakan setelah semua keadaan tidak dapat diubah.
ü  Tekunlah belajar agar dapat sukses kelak di masa depan.
ü  Janganlah melihat suatu permasalahan dari positifnyasaja tetapi negatif atau baik,buruknya bagi kita itu penting untuk di pikirkan.
ü  Lebih baik berterus terang saja jika sedang menghadapi suatu permasalahan jangan di pendam terus menerus dapat mendampakan hal yang tak baik.
ü  Yakinlah bahwa allah itu maha adil dan mengetahui mana yang baik dan buruk buat kita, jadi terima apa adanya jangan memaksakan kehendak.