Sabtu, 16 November 2013

Cerita singkat novel "coba tunjuk satu bintang"

 Dio dan Marsya harus membatalkan pernikahannya, karena Dio lebih memilih untuk mengejar mimpinya di Hamburg. Namun, tanpa ia sadari keputusan itu menambah sesak hati dan perasaan yang Marsya miliki untuk Dio.


Cinta yang dimiliki Dio kepada Marsya begitu besar, bahkan ia masih saja menginginkan kembali kepada Marsya meski sudah lama ia jauh meninggalkannya. Di Hamburg, mengingat dan keinginan untuk bersama Marsya lagi adalah harapan yang masih saja ia miliki.

Sama halnya Dio, cinta yang dimiliki Marsya terhadap Dio cukup besar. Bahkan, sejak kepergian Dio dari hidupnya membuat lukisan-lukisan dari kanvas Marsya terlihat kurang hidup karena tak dapat dipungkiri bahwa Dio juga penyemangatnya selama ini dalam membangun mimpinya menjadi seorang pelukis.
Dio yang berusaha kembali pada Marsya mencoba untuk datang dan masuk ke dalam kehidupan Marsya. Nyatanya, kepulangan Dio ke Indonesia tak disambut baik oleh Marsya yang mulai enggan untuk menerima Dio. Hati Dio semakin ngilu ketika ia tahu bahwa Marsya telah memiliki orang lain yang berusaha meraih cinta yang dimiliki Marsya. Ardo, pria yang melangsungkan pertunangan dengan Marsya tepat ketika Dio memiliki secercah harapan untuk kembali memiliki hati Marsya.



Kesempatan untuk kembali tak berguna. Dio putus asa dan mersasa tak ada lagi yang bisa diperbaiki lagi untuk besama Marsya. Ia telah dimiliki Andro. Dio menahan sakit di dadanya, kesal dan galau.



Kecelakaan yang terjadi dimalam pertunangan Marsya, membuat Dio harus dirawat di rumah sakit. Namun,  Marsya, yang menyadari Dio hendak melamarnya sebelum kecelakaan itu terjadi bimbang apakah melanjutkan untuk bersama Andr atau kembali pada Dio. Keadaan ini pula, membuat Andro sadar bahwa selama ini Marsya tidak benar-benar menginginkannya. Sedangkan Dio, ia sudah tidak yakin kesempatan untuk memiliki Marsya masih ada karena yang ia tahu Marsya dan Dio telah berada pada hubungan yang lebih serius.



Dan kesempatan untuk memilih datang pada Marsya. Ia mencoba untuk tidak berdiri pada jalan yang tidak ia ingini, ia mencoba kembali mencari arah ke mana seharusnya ia melangkah. Marsya memilih Dio yang saat itu ia temui dengan perjuangan menjelang detik-detik keberangkatan Dio kembali ke Hamburg. Baik Dio dan Marsya, mereka kembali mencoba untuk mengulang kembali semuanya menjadi nol, dan berakhir dengan bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar